
{"id":1922,"date":"2019-11-01T11:28:30","date_gmt":"2019-11-01T04:28:30","guid":{"rendered":"https:\/\/alogaes.puskesmaskecamatankembangan.com\/?p=1922"},"modified":"2019-11-01T11:28:30","modified_gmt":"2019-11-01T04:28:30","slug":"konjungtivitis-akut-si-merah-yang-bikin-ga-nyaman","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/puskesmaskembangan.jakarta.go.id\/alogaes\/konjungtivitis-akut-si-merah-yang-bikin-ga-nyaman\/","title":{"rendered":"KONJUNGTIVITIS AKUT (SI MERAH YANG BIKIN GA NYAMAN)"},"content":{"rendered":"<div class=\"bt_bb_wrapper\"><p><strong>Pernah ga sih kamu ga sekolah beberapa hari karena sakit mata merah? <\/strong><strong>Atau pernah ga merasa minder karena harus pakai kacamata gelap saat keluar rumah gara gara sakit mata? Bisa jadi saat itu kamu menderita konjungtivitis<\/strong><\/p>\n<p><strong>Apa sih konjungtivitis ?<\/strong><\/p>\n<p>Konjungtivitis atau mata merah adalah suatu proses inflamasi\u00a0 akibat infeksi atau non infeksi pada konjungtiva (selaput yang melapisi bola mata dan kelopak mata bagian dalam). Konjungtiva mengandung pembuluh darah yang akan melebar saat terjadi konjungtivitis. Pelebaran pembuluh darah tersebutlah yang menyebabkan gejala mata merah.Konjungtivitis akut sendiri didefinisikan sebagai konjungtivitis yang berlangsung kurang dari 3 minggu.<\/p>\n<p><strong>Penyebabnya apa ya?<\/strong><\/p>\n<p>Penyebab konjungtivitis bisa dikarenakan bakteri, virus ataupun alergi. Konjungtivitis akut karena bakteri hampir dapat sembuh sendiri dalam waktu 10-14 hari, sedangkan bila diobati dengan memadai dalam 1-3 hari.<\/p>\n<p><strong>Apa saja gejala konjungtivitis?<\/strong><\/p>\n<p>Konjungtivitis akan menimbulkan keluhan mata merah, berair, dan belekan, namun ga perlu khawatir, penderita konjungtivitis tidak akan mengalami gangguan penglihatan. Melalui pemeriksaan mata sederhana, dokter dapat langsung mendeteksi konjungtivitis.<\/p>\n<p><strong>Bahaya ga sih konjungtivitis itu?<\/strong><\/p>\n<p>Konjungtivitis akut karena bakteri hampir dapat sembuh sendiri dalam waktu 10-14 hari, sedangkan bila diobati dengan memadai dapat sembuh dalam 1-3 hari.<\/p>\n<p>Komplikasi bisa terjadi bila tidak ditatalaksana dengan tepat , bisa menjadi keratitis (radang kornea), ulkus kornea (tukak kornea) dan uveitis yang bisa menimbulkan kebutaan.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" class=\"size-medium wp-image-1923 aligncenter\" src=\"https:\/\/alogaes.puskesmaskecamatankembangan.com\/wp-content\/uploads\/2019\/11\/conjungtivitis-1-320x180.jpg\" alt=\"\" width=\"320\" height=\"180\" srcset=\"https:\/\/puskesmaskembangan.jakarta.go.id\/alogaes\/wp-content\/uploads\/2019\/11\/conjungtivitis-1-320x180.jpg 320w, https:\/\/puskesmaskembangan.jakarta.go.id\/alogaes\/wp-content\/uploads\/2019\/11\/conjungtivitis-1-540x303.jpg 540w, https:\/\/puskesmaskembangan.jakarta.go.id\/alogaes\/wp-content\/uploads\/2019\/11\/conjungtivitis-1.jpg 700w\" sizes=\"(max-width: 320px) 100vw, 320px\" \/><\/p>\n<p><strong>Apa saja yang dapat dilakukan untuk mengobati<\/strong><strong> konjungtivitis<\/strong><strong>?<\/strong><\/p>\n<p>Memeriksakan diri ke dokter adalah pilihan yang tepat, kamu bisa datang ke puskesmas terdekat. Untuk konjungtivitis bakteri dokter biasanya akan memberikan \u00a0obat tetes mata atau salep mata antibiotik, sedangkan konjungtivitis alergi dengan obat antialergi. Sementara untuk konjungtivitis virus, tidak diperlukan pengobatan khusus karena akan sembuh dengan sendirinya. Akan tetapi, dokter dapat memberikan obat tetes mata untuk meredakan gejala yang dialami penderita. Untuk meredakan gejala konjungtivitis, penderita juga dapat mengompres mata dengan air hangat.<\/p>\n<p><strong>Apa saja yang dapat dilakukan untuk terhindar dari konjungtivitis?<\/strong><\/p>\n<p>Konjungtivitis yang diakibatkan oleh infeksi, terutama virus, sangat mudah menular baik melalui kontak langsung maupun kontak dengan barang yang terkontaminasi.<\/p>\n<p>Berikut hal hal yang dapat kamu lakukan agar kamu terhindar dari konjungtivitis<\/p>\n<ol>\n<li>Rajin mencuci tangan adalah salah satu langkah untuk mencegah konjungtivitis.<\/li>\n<li>Menghindari penggunaan bersama barang-barang pribadi seperti handuk, saputangan, bantal dan sprei dari anggota keluarga lain.<\/li>\n<li>Menjaga kebersihan mata<\/li>\n<li>Bila kamu sedang menderita konjungtivitis cuci tangan sebelum dan sesudah meneteskan tetes mata serta tidak memegang bagian mata yang sakit.<\/li>\n<\/ol>\n<p>Dengan melakukan tindakan diatas , diharapkan dapat memutus mata rantai penularan konjungtivitis<\/p>\n<\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pernah ga sih kamu ga sekolah beberapa hari karena sakit mata merah? Atau pernah ga merasa minder karena harus pakai kacamata gelap saat keluar rumah gara gara sakit mata? Bisa jadi saat itu kamu menderita konjungtivitis Apa sih konjungtivitis ? Konjungtivitis atau mata merah adalah suatu proses inflamasi\u00a0 akibat infeksi atau non infeksi pada konjungtivaLeer M\u00e1s<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[33],"tags":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/puskesmaskembangan.jakarta.go.id\/alogaes\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1922"}],"collection":[{"href":"https:\/\/puskesmaskembangan.jakarta.go.id\/alogaes\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/puskesmaskembangan.jakarta.go.id\/alogaes\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/puskesmaskembangan.jakarta.go.id\/alogaes\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/puskesmaskembangan.jakarta.go.id\/alogaes\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1922"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/puskesmaskembangan.jakarta.go.id\/alogaes\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1922\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1924,"href":"https:\/\/puskesmaskembangan.jakarta.go.id\/alogaes\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1922\/revisions\/1924"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/puskesmaskembangan.jakarta.go.id\/alogaes\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1922"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/puskesmaskembangan.jakarta.go.id\/alogaes\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1922"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/puskesmaskembangan.jakarta.go.id\/alogaes\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1922"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}