
{"id":2229,"date":"2020-07-08T14:45:48","date_gmt":"2020-07-08T07:45:48","guid":{"rendered":"https:\/\/alogaes.puskesmaskecamatankembangan.com\/?p=2229"},"modified":"2020-07-08T14:45:48","modified_gmt":"2020-07-08T07:45:48","slug":"7-habits-for-new-normal-life","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/puskesmaskembangan.jakarta.go.id\/alogaes\/7-habits-for-new-normal-life\/","title":{"rendered":"7 Habits for New Normal Life"},"content":{"rendered":"<div class=\"bt_bb_wrapper\"><p>Halo gaes&#8230;.<\/p>\n<p>Ga kerasa ya sudah bulan Juli lagi, itu artinya sudah hampir 4 bulan Indonesia dinyatakan mengalami pandemi virus Corona. Artinya pula sudah hampir 4 bulan ga ada kegiatan belajar mengajar secara tatap muka. Mulai bosan, mulai jenuh, mulai dialami oleh hampir semua orang.<\/p>\n<p>\u201cKapan pandemi ini akan berakhir?\u201d, mungkin hal ini yang terbesit di pikiran kita. Sampai detik ini tidak ada yang bisa menjawabnya, karena kasus positif masih ditemukan, bahkan jumlahnya makin banyak. Menunggu vaksin ditemukan? Pastinya butuh waktu yang cukup lama menemukannya. Dan kalaupun sudah ditemukan belum tentu kita bisa menggunakannya secepat itu.<\/p>\n<p>Lantas bagaimana? Bukankah life must go on? Kita harus tetap aktif dan produktif?<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" class=\"alignnone  wp-image-2227\" src=\"https:\/\/alogaes.puskesmaskecamatankembangan.com\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/speak2b-320x180.jpg\" alt=\"\" width=\"402\" height=\"226\" srcset=\"https:\/\/puskesmaskembangan.jakarta.go.id\/alogaes\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/speak2b-320x180.jpg 320w, https:\/\/puskesmaskembangan.jakarta.go.id\/alogaes\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/speak2b-768x432.jpg 768w, https:\/\/puskesmaskembangan.jakarta.go.id\/alogaes\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/speak2b-540x304.jpg 540w, https:\/\/puskesmaskembangan.jakarta.go.id\/alogaes\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/speak2b.jpg 940w\" sizes=\"(max-width: 402px) 100vw, 402px\" \/><\/p>\n<p>Nah&#8230;untuk menjawabnya, pada hari Jumat, tanggal 3 Juli 2020\u00a0 yang lalu, Puskesmas Kecamatan Kembangan mengadakan SPEAK 02 (Seminar, Promosi, dan Edukasi Kesehatan) khusus remaja dengan tema \u201cTETAP HITS DI ERA NEW NORMAL\u201d. Acara ini dilaksanakan secara online melalui Zoom dan streaming Youtube, dihadiri oleh sekitar 60 orang peserta. Acara ini dimoderatori oleh dr. Irmawati selaku dokter Pelayanan Kesehatan Peduli Remaja (PKPR) di Puskesmas Kecamatan Kembangan dengan narasumber Narila Mutia Nasir, SKM., MKM., Ph.D, seorang dosen FIKES UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dan juga Sekjend IAKMI (Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia).<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" class=\"alignnone  wp-image-2226\" src=\"https:\/\/alogaes.puskesmaskecamatankembangan.com\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/speak2a-320x180.png\" alt=\"\" width=\"396\" height=\"223\" srcset=\"https:\/\/puskesmaskembangan.jakarta.go.id\/alogaes\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/speak2a-320x180.png 320w, https:\/\/puskesmaskembangan.jakarta.go.id\/alogaes\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/speak2a-768x432.png 768w, https:\/\/puskesmaskembangan.jakarta.go.id\/alogaes\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/speak2a-1200x675.png 1200w, https:\/\/puskesmaskembangan.jakarta.go.id\/alogaes\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/speak2a-540x304.png 540w, https:\/\/puskesmaskembangan.jakarta.go.id\/alogaes\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/speak2a.png 1366w\" sizes=\"(max-width: 396px) 100vw, 396px\" \/><\/p>\n<p>Kak Tia (panggilan narasumber kita) memaparkan bahwa sejak ditemukannya kasus positif pertama di Indonesia pada tanggal 2 Maret 2020 kasus corona positif makin meningkat jumlahnya (data s\/d 2 Juli 2020 sebanyak 59.934 kasus dengan jumlah kematian sebanyak 2.987). Artinya Indonesia masih berada di tengah pandemi. Pandemi yang pada awalnya diperkirakan akan berakhir di awal Juli ini nyatanya belum juga berakhir.<\/p>\n<p>Pemerintah sudah menerapkan beberapa aturan untuk menekan laju penambahan kasus COVID-19 ini. Dari mulai PSBB sampai membatasi aktifitas tertentu seperti belajar, bekerja, dan beribadah di rumah, larangan mudik, dll.<\/p>\n<p>Sekarang kita mulai mendengar istilah new normal, era di mana kita harus bisa beradaptasi dengan tatanan dunia yang baru walaupun sedang mengalami pandemi. Menurut Kak Tia, cara terbaik yaitu dengan melakukan pencegahan. Ada 7 perilaku hidup sehat yang harus jadi kebiasaan agar kita bisa terhindar dari COVID-19 maupun penyakit lainnya.<\/p>\n<p>7 Kebiasaan tersebut adalah :<\/p>\n<ol>\n<li>Mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir<\/li>\n<\/ol>\n<p>Mencuci tangan menggunakan sabun dengan air mengalir dilakukan dengan 6 langkah. Kegiatan ini sangat efektif mencegah penularan karena virus corona memiliki selimut di bagian luar inti virus yang terdiri dari lemak. Dengan mencuci tangan menggunakan sabun lemak tadi bisa hilang sehingga virus tidak dapat menginfeksi. Hand sanitizer dapat digunakan bila kita sulit menemukan sabun atau air\/ bila kita sedang bepergian.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" class=\"alignnone size-medium wp-image-2230\" src=\"https:\/\/alogaes.puskesmaskecamatankembangan.com\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/s1-320x180.jpg\" alt=\"\" width=\"320\" height=\"180\" srcset=\"https:\/\/puskesmaskembangan.jakarta.go.id\/alogaes\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/s1-320x180.jpg 320w, https:\/\/puskesmaskembangan.jakarta.go.id\/alogaes\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/s1.jpg 500w\" sizes=\"(max-width: 320px) 100vw, 320px\" \/><\/p>\n<ol start=\"2\">\n<li>Menggunakan masker<\/li>\n<\/ol>\n<p>Penularan virus corona ini dapat terjadi bila seseorang yang memiliki virus tersebut di tubuhnya mengeluarkan droplet yang berisi virus saat batuk maupun bersin. Penggunaan masker dapat mencegah masuknya virus tersebut ke tubuh orang lain.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" class=\"alignnone size-medium wp-image-2231\" src=\"https:\/\/alogaes.puskesmaskecamatankembangan.com\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/s2-320x180.jpg\" alt=\"\" width=\"320\" height=\"180\" srcset=\"https:\/\/puskesmaskembangan.jakarta.go.id\/alogaes\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/s2-320x180.jpg 320w, https:\/\/puskesmaskembangan.jakarta.go.id\/alogaes\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/s2-540x303.jpg 540w, https:\/\/puskesmaskembangan.jakarta.go.id\/alogaes\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/s2.jpg 700w\" sizes=\"(max-width: 320px) 100vw, 320px\" \/><\/p>\n<ol start=\"3\">\n<li>Menjaga jarak 1-2 m<\/li>\n<\/ol>\n<p>Dengan menerapkan jaga jarak laju infeksi dapat ditena dari 12,8% menjadi 2,6%.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" class=\"alignnone size-medium wp-image-2232\" src=\"https:\/\/alogaes.puskesmaskecamatankembangan.com\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/s3-320x213.jpg\" alt=\"\" width=\"320\" height=\"213\" srcset=\"https:\/\/puskesmaskembangan.jakarta.go.id\/alogaes\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/s3-320x213.jpg 320w, https:\/\/puskesmaskembangan.jakarta.go.id\/alogaes\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/s3-540x360.jpg 540w, https:\/\/puskesmaskembangan.jakarta.go.id\/alogaes\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/s3.jpg 750w\" sizes=\"(max-width: 320px) 100vw, 320px\" \/><\/p>\n<ol start=\"4\">\n<li>Menerapkan etika batuk dan bersin<\/li>\n<\/ol>\n<p>Menerapkan etika batuk dan bersin dapat mencegah penularan virus<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" class=\"alignnone size-medium wp-image-2233\" src=\"https:\/\/alogaes.puskesmaskecamatankembangan.com\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/s4-320x213.jpg\" alt=\"\" width=\"320\" height=\"213\" srcset=\"https:\/\/puskesmaskembangan.jakarta.go.id\/alogaes\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/s4-320x213.jpg 320w, https:\/\/puskesmaskembangan.jakarta.go.id\/alogaes\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/s4-768x512.jpg 768w, https:\/\/puskesmaskembangan.jakarta.go.id\/alogaes\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/s4-540x360.jpg 540w, https:\/\/puskesmaskembangan.jakarta.go.id\/alogaes\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/s4.jpg 800w\" sizes=\"(max-width: 320px) 100vw, 320px\" \/><\/p>\n<ol start=\"5\">\n<li>Mengonsumsi makanan sehat<\/li>\n<\/ol>\n<p>Makanan dengan gizi seimbang akan membantu meningkatkan imunitas tubuh sehingga virus tidak dapat berkembang di dalam tubuh.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" class=\"alignnone size-medium wp-image-2234\" src=\"https:\/\/alogaes.puskesmaskecamatankembangan.com\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/s5-320x180.jpg\" alt=\"\" width=\"320\" height=\"180\" srcset=\"https:\/\/puskesmaskembangan.jakarta.go.id\/alogaes\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/s5-320x180.jpg 320w, https:\/\/puskesmaskembangan.jakarta.go.id\/alogaes\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/s5-540x303.jpg 540w, https:\/\/puskesmaskembangan.jakarta.go.id\/alogaes\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/s5.jpg 700w\" sizes=\"(max-width: 320px) 100vw, 320px\" \/><\/p>\n<ol start=\"6\">\n<li>Melakukan olahraga teratur<\/li>\n<\/ol>\n<p>Olahraga yang teratur dengan intensitas sedang sebanyak 2-3x\/minggu dengan selama 30 menit setiap kalinya dapat membantu meningkatkan imunitas tubuh. Olahraga yang dianjurkan adalah olahraga yang dapat dilakukan di rumah. Lakukan olahraga dengan bahagia agar tbuh dapat memproduksi hormon endorfin yang dapat meningkatkan imunitas tubuh.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" class=\"alignnone size-medium wp-image-2235\" src=\"https:\/\/alogaes.puskesmaskecamatankembangan.com\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/s6-320x213.jpg\" alt=\"\" width=\"320\" height=\"213\" srcset=\"https:\/\/puskesmaskembangan.jakarta.go.id\/alogaes\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/s6-320x213.jpg 320w, https:\/\/puskesmaskembangan.jakarta.go.id\/alogaes\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/s6-540x360.jpg 540w, https:\/\/puskesmaskembangan.jakarta.go.id\/alogaes\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/s6.jpg 760w\" sizes=\"(max-width: 320px) 100vw, 320px\" \/><\/p>\n<ol start=\"7\">\n<li>Melakukan disinfektasi<\/li>\n<\/ol>\n<p>Virus corona dapat bertahan beberapa lama dalam benda mati. Melakukan disinfektasi pada pakaian, peralatan rumah, dan lainnya secara teratur dapat membunuh virus.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" class=\"alignnone size-medium wp-image-2236\" src=\"https:\/\/alogaes.puskesmaskecamatankembangan.com\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/s7-320x173.jpg\" alt=\"\" width=\"320\" height=\"173\" srcset=\"https:\/\/puskesmaskembangan.jakarta.go.id\/alogaes\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/s7-320x173.jpg 320w, https:\/\/puskesmaskembangan.jakarta.go.id\/alogaes\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/s7.jpg 480w\" sizes=\"(max-width: 320px) 100vw, 320px\" \/><\/p>\n<p>7 kebiasaan tersebut harus dilakukan secara rutin setiap hari sehingga menjadi bagian dari kehidupan sehari hari, dan dilakukan oleh seluruh lapisan masyarakat. Kita bisa melalui pandemi ini jika kita mematuhi semua protokol dan menjalankan 7 kebiasaan tadi secara kompak dan serentak.<\/p>\n<p>Nah gaes&#8230; sudah siap semua menghadapi era new normal?<\/p>\n<p>Keep healthy and be Happy<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" class=\"alignnone  wp-image-2228\" src=\"https:\/\/alogaes.puskesmaskecamatankembangan.com\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/speak2c-320x180.jpg\" alt=\"\" width=\"388\" height=\"218\" srcset=\"https:\/\/puskesmaskembangan.jakarta.go.id\/alogaes\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/speak2c-320x180.jpg 320w, https:\/\/puskesmaskembangan.jakarta.go.id\/alogaes\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/speak2c-768x432.jpg 768w, https:\/\/puskesmaskembangan.jakarta.go.id\/alogaes\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/speak2c-1200x675.jpg 1200w, https:\/\/puskesmaskembangan.jakarta.go.id\/alogaes\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/speak2c-540x304.jpg 540w, https:\/\/puskesmaskembangan.jakarta.go.id\/alogaes\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/speak2c.jpg 1366w\" sizes=\"(max-width: 388px) 100vw, 388px\" \/><\/p>\n<\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Halo gaes&#8230;. Ga kerasa ya sudah bulan Juli lagi, itu artinya sudah hampir 4 bulan Indonesia dinyatakan mengalami pandemi virus Corona. Artinya pula sudah hampir 4 bulan ga ada kegiatan belajar mengajar secara tatap muka. Mulai bosan, mulai jenuh, mulai dialami oleh hampir semua orang. \u201cKapan pandemi ini akan berakhir?\u201d, mungkin hal ini yang terbesitLeer M\u00e1s<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":2238,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[33,46],"tags":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/puskesmaskembangan.jakarta.go.id\/alogaes\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2229"}],"collection":[{"href":"https:\/\/puskesmaskembangan.jakarta.go.id\/alogaes\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/puskesmaskembangan.jakarta.go.id\/alogaes\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/puskesmaskembangan.jakarta.go.id\/alogaes\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/puskesmaskembangan.jakarta.go.id\/alogaes\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2229"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/puskesmaskembangan.jakarta.go.id\/alogaes\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2229\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2240,"href":"https:\/\/puskesmaskembangan.jakarta.go.id\/alogaes\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2229\/revisions\/2240"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/puskesmaskembangan.jakarta.go.id\/alogaes\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2238"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/puskesmaskembangan.jakarta.go.id\/alogaes\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2229"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/puskesmaskembangan.jakarta.go.id\/alogaes\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2229"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/puskesmaskembangan.jakarta.go.id\/alogaes\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2229"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}