
{"id":2279,"date":"2020-09-18T08:53:19","date_gmt":"2020-09-18T01:53:19","guid":{"rendered":"https:\/\/alogaes.puskesmaskecamatankembangan.com\/?p=2279"},"modified":"2020-10-12T11:04:25","modified_gmt":"2020-10-12T04:04:25","slug":"tipe-tipe-pengasuhan-orang-tua-terhadap-anak","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/puskesmaskembangan.jakarta.go.id\/alogaes\/tipe-tipe-pengasuhan-orang-tua-terhadap-anak\/","title":{"rendered":"Tipe-Tipe Pengasuhan Orang Tua Terhadap Anak"},"content":{"rendered":"<div class=\"bt_bb_wrapper\"><p>Author : Rami Busyra Ikram, M.Psi., Psikolog<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Haloo Gaes, apa kabar kalian di tengah Pandemi COVID19 ini? Semoga selalu sehat dan bahagia yaa, tetap perhatikan protokol kesehatan dan beraktivitas di dalam rumah dulu yaa. Dalam artikel kali ini, kami akan membahas tipe pengasuhan orang tua terhadap anak-anaknya. Mungkin kita bisa mengamati tipe pengasuhan mana yang lebih dominan ada dalam keluarga kita. Ada baiknya kalian menyimak informasi ini dengan seksama\u00a0 ya, silahkan ambil nilai positifnya yaa. Bila ada yang ingin ditanyakan atau didiskusikan lebih lanjut, jangan ragu untuk mencari bantuan profesional ya, misalnya Psikiater atau Psikolog \ud83d\ude42<\/p>\n<ol>\n<li><strong>Authoritative (Bijak)<\/strong><\/li>\n<\/ol>\n<ul>\n<li>Aturan, ekspektasi, dan batasan yang diterapkan jelas dan konsisten sesuai usia anak<\/li>\n<li>Mendorong anak untuk bertanggung jawab, tetapi tidak mengancam dan tidak\u00a0 menghukum<\/li>\n<li>Orang tua peka terhadap kebutuhan anak, menunjukkan sikap yang hangat<\/li>\n<li>Mampu memberikan rasa aman dan otonomi yang sehat kepada anak\u00a0 serta menunjukkan kasih sayang tanpa syarat<\/li>\n<\/ul>\n<p>Konsekuensinya yaitu Anak tumbuh menjadi individu yang bertanggung\u00a0 jawab, matang secara emosional, hangat, mau\u00a0 terbuka, dan berkorelasi dengan perilaku hidup\u00a0 sehat dan prestasi akademik yang baik<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" class=\"wp-image-2275 aligncenter\" src=\"https:\/\/alogaes.puskesmaskecamatankembangan.com\/wp-content\/uploads\/2020\/09\/alo1-320x342.jpg\" alt=\"\" width=\"134\" height=\"143\" srcset=\"https:\/\/puskesmaskembangan.jakarta.go.id\/alogaes\/wp-content\/uploads\/2020\/09\/alo1-320x342.jpg 320w, https:\/\/puskesmaskembangan.jakarta.go.id\/alogaes\/wp-content\/uploads\/2020\/09\/alo1.jpg 357w\" sizes=\"(max-width: 134px) 100vw, 134px\" \/><\/p>\n<ol start=\"2\">\n<li><strong>Authoritarian (Otoriter)<\/strong><\/li>\n<\/ol>\n<ul>\n<li>Aturan, ekspektasi, dan batasan yang\u00a0 diterapkan tidak\u00a0 jelas dan sering berubah-ubah\u00a0 tergantung\u00a0 <em>mood <\/em>orang tua<\/li>\n<li>Menyudutkan anak, menggunakan ancaman, \u00a0hukuman dengan dalih\u00a0 &#8220;mendisiplinkan&#8221; anak<\/li>\n<li>Kurang responsif terhadap kebutuhan akan perhatian, kehangatan, dan kasih sayang\u00a0 anak<\/li>\n<li>Kurang memberikan otonomi dan pilihan kepada anak, komunikasi minim, keputusan yang diambil adalah keputusan orang tua<\/li>\n<\/ul>\n<p>Konsekuensinya yaitu Anak cenderung takut, sulit mengambil\u00a0 keputusan secara mandiri, sulit kontrol\u00a0 emosi, tidak mau terbuka, hingga\u00a0 berani berbohong<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" class=\" wp-image-2276 aligncenter\" src=\"https:\/\/alogaes.puskesmaskecamatankembangan.com\/wp-content\/uploads\/2020\/09\/alo2-320x168.jpg\" alt=\"\" width=\"234\" height=\"123\" srcset=\"https:\/\/puskesmaskembangan.jakarta.go.id\/alogaes\/wp-content\/uploads\/2020\/09\/alo2-320x168.jpg 320w, https:\/\/puskesmaskembangan.jakarta.go.id\/alogaes\/wp-content\/uploads\/2020\/09\/alo2.jpg 482w\" sizes=\"(max-width: 234px) 100vw, 234px\" \/><\/p>\n<ol start=\"3\">\n<li><strong>Permissive (Permisif)<\/strong><\/li>\n<\/ol>\n<ul>\n<li>Tidak ada \/ minim aturan, ekspektasi, \u00a0dan batasan<\/li>\n<li>Selalu mengizinkan dan memenuhi keinginan anak tanpa\u00a0 ada kontrol<\/li>\n<li>Sangat hangat dan perhatian terhadap anak<\/li>\n<li>Otonomi sepenuhnya ada pada anak<\/li>\n<\/ul>\n<p>Konsekuensinya yaitu Anak cenderung manja, kurang\u00a0 mandiri, sulit menunda keinginan\u00a0 pribadi, rentan terhadap stres<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" class=\" wp-image-2277 aligncenter\" src=\"https:\/\/alogaes.puskesmaskecamatankembangan.com\/wp-content\/uploads\/2020\/09\/alo3-320x312.jpg\" alt=\"\" width=\"172\" height=\"168\" srcset=\"https:\/\/puskesmaskembangan.jakarta.go.id\/alogaes\/wp-content\/uploads\/2020\/09\/alo3-320x312.jpg 320w, https:\/\/puskesmaskembangan.jakarta.go.id\/alogaes\/wp-content\/uploads\/2020\/09\/alo3.jpg 422w\" sizes=\"(max-width: 172px) 100vw, 172px\" \/><\/p>\n<ol start=\"4\">\n<li><strong>Neglect \/ Uninvolved (Mengabaikan \/ Cuek)<\/strong><\/li>\n<\/ol>\n<ul>\n<li>Tidak ada \/ minim aturan, ekspektasi, \u00a0dan batasan<\/li>\n<li>Sangat cuek dan mengabaikan kebutuhan anak akan perhatian\u00a0 dan kasih sayang<\/li>\n<li>Tidak ada komunikasi 2 arah antara orang tua dan anak<\/li>\n<li>Menganggap bahwa menyediakan kebutuhan dasar (uang, makan,\u00a0 rumah) saja sudah cukup bagi anak<\/li>\n<\/ul>\n<p>Konsekuensinya yaitu Hubungan dengan orang tua tidak dekat,\u00a0 menumbuhkan rasa cemas pada anak, menilai\u00a0 diri tidak diharapkan, cenderung menghindar\u00a0 dari tanggung jawab, konsumsi makanan tidak\u00a0 terkontrol<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" class=\" wp-image-2274 aligncenter\" src=\"https:\/\/alogaes.puskesmaskecamatankembangan.com\/wp-content\/uploads\/2020\/09\/alo-4-320x212.jpg\" alt=\"\" width=\"178\" height=\"118\" srcset=\"https:\/\/puskesmaskembangan.jakarta.go.id\/alogaes\/wp-content\/uploads\/2020\/09\/alo-4-320x212.jpg 320w, https:\/\/puskesmaskembangan.jakarta.go.id\/alogaes\/wp-content\/uploads\/2020\/09\/alo-4.jpg 434w\" sizes=\"(max-width: 178px) 100vw, 178px\" \/><\/p>\n<p><strong>Sumber Referensi :<\/strong><\/p>\n<p>Boots, S. B., Tiggemann, M., Corsini, N., Mattiske, J. (2015).\u00a0 Managing young children\u2019s snack food intake. The role of parenting style and feeding strategies. Appetite, (92), 94\u2013\u00a0 101. <a href=\"http:\/\/dx.doi.org\/10.1016\/j.appet.2015.05.012\">http:\/\/dx.doi.org\/10.1016\/j.appet.2015.05.012.<\/a><\/p>\n<p>Doinita, N. E., &amp; Maria, N. D. (2015). Attachment and<\/p>\n<p>Parenting Styles. <em>Social and Behavioral Sciences<\/em>, (203), 199 \u2013\u00a0 204. DOI: 10.1016\/j.sbspro.2015.08.282<\/p>\n<\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Author : Rami Busyra Ikram, M.Psi., Psikolog &nbsp; Haloo Gaes, apa kabar kalian di tengah Pandemi COVID19 ini? Semoga selalu sehat dan bahagia yaa, tetap perhatikan protokol kesehatan dan beraktivitas di dalam rumah dulu yaa. Dalam artikel kali ini, kami akan membahas tipe pengasuhan orang tua terhadap anak-anaknya. Mungkin kita bisa mengamati tipe pengasuhan manaLeer M\u00e1s<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":2278,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[33],"tags":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/puskesmaskembangan.jakarta.go.id\/alogaes\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2279"}],"collection":[{"href":"https:\/\/puskesmaskembangan.jakarta.go.id\/alogaes\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/puskesmaskembangan.jakarta.go.id\/alogaes\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/puskesmaskembangan.jakarta.go.id\/alogaes\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/puskesmaskembangan.jakarta.go.id\/alogaes\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2279"}],"version-history":[{"count":6,"href":"https:\/\/puskesmaskembangan.jakarta.go.id\/alogaes\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2279\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2563,"href":"https:\/\/puskesmaskembangan.jakarta.go.id\/alogaes\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2279\/revisions\/2563"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/puskesmaskembangan.jakarta.go.id\/alogaes\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2278"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/puskesmaskembangan.jakarta.go.id\/alogaes\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2279"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/puskesmaskembangan.jakarta.go.id\/alogaes\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2279"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/puskesmaskembangan.jakarta.go.id\/alogaes\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2279"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}