
{"id":2713,"date":"2021-05-06T16:50:19","date_gmt":"2021-05-06T09:50:19","guid":{"rendered":"https:\/\/alogaes.puskesmaskecamatankembangan.com\/?p=2713"},"modified":"2021-05-06T16:50:19","modified_gmt":"2021-05-06T09:50:19","slug":"kawat-gigi-perlu-nggak-sih","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/puskesmaskembangan.jakarta.go.id\/alogaes\/kawat-gigi-perlu-nggak-sih\/","title":{"rendered":"Kawat Gigi, Perlu Nggak Sih?"},"content":{"rendered":"<div class=\"bt_bb_wrapper\"><p>Haloo Gaes, menjelang akhir bulan Ramadhan bagaimana puasanya? Semoga lancar dan sehat selalu yaah..<br \/>\nKali ini, kita bahas &#8216;Kawat Gigi&#8217; yaah, sebenarnya seberapa penting sih penggunaan kawat gigi ? Atau mungkin diantara kalian ada yang berencana pasang kawat gigi ? Sebelum pasang kawat gigi, baiknya kita pahami hal-hal tentang kawat gigi, yuk kita baca dulu penjelasan di bawah ini.<\/p>\n<p>Orthodonti adalah ilmu di kedokteran gigi yang mendalami tentang kawat gigi. Dokter gigi yang sudah lulus dan mengambil spesalisasi ini akan memiliki gelar Spesialis Ortodonti (Orthodontis).<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" class=\"alignnone size-medium wp-image-2714\" src=\"https:\/\/alogaes.puskesmaskecamatankembangan.com\/wp-content\/uploads\/2021\/05\/y-320x212.jpg\" alt=\"\" width=\"320\" height=\"212\" srcset=\"https:\/\/puskesmaskembangan.jakarta.go.id\/alogaes\/wp-content\/uploads\/2021\/05\/y-320x212.jpg 320w, https:\/\/puskesmaskembangan.jakarta.go.id\/alogaes\/wp-content\/uploads\/2021\/05\/y-540x358.jpg 540w, https:\/\/puskesmaskembangan.jakarta.go.id\/alogaes\/wp-content\/uploads\/2021\/05\/y.jpg 702w\" sizes=\"(max-width: 320px) 100vw, 320px\" \/><\/p>\n<p>Tujuan melakukan perawatan orthodonti adalah untuk mencegah terjadinya kelainan dari bentuk muka yang disebabkan oleh kelainan rahang dan gigi, mengembalikan fungsi pengunyahan, memperkuat daya tahan gigi terhadap terjadinya karies, dan menghilangkan kebiasaan buruk.<\/p>\n<p>Kawat gigi yang biasa kita lihat memiliki dua tipe, yang pertama adalah kawat gigi lepasan dan yang kedua adalah kawat gigi cekat. Apa bedanya?<br \/>\nKawat gigi lepasan <em>(removable appliance)<\/em> bisa kita pasang dan lepas sendiri.<br \/>\n<img loading=\"lazy\" class=\"alignnone size-medium wp-image-2709\" src=\"https:\/\/alogaes.puskesmaskecamatankembangan.com\/wp-content\/uploads\/2021\/05\/B5-320x222.png\" alt=\"\" width=\"320\" height=\"222\" srcset=\"https:\/\/puskesmaskembangan.jakarta.go.id\/alogaes\/wp-content\/uploads\/2021\/05\/B5-320x222.png 320w, https:\/\/puskesmaskembangan.jakarta.go.id\/alogaes\/wp-content\/uploads\/2021\/05\/B5.png 464w\" sizes=\"(max-width: 320px) 100vw, 320px\" \/><\/p>\n<p>Kawat gigi cekat <em>(fixed appliance)<\/em> hanya bisa dipasang dan dilepas oleh dokter gigi.<br \/>\n<img loading=\"lazy\" class=\"alignnone size-medium wp-image-2710\" src=\"https:\/\/alogaes.puskesmaskecamatankembangan.com\/wp-content\/uploads\/2021\/05\/B6-320x178.png\" alt=\"\" width=\"320\" height=\"178\" srcset=\"https:\/\/puskesmaskembangan.jakarta.go.id\/alogaes\/wp-content\/uploads\/2021\/05\/B6-320x178.png 320w, https:\/\/puskesmaskembangan.jakarta.go.id\/alogaes\/wp-content\/uploads\/2021\/05\/B6-540x300.png 540w, https:\/\/puskesmaskembangan.jakarta.go.id\/alogaes\/wp-content\/uploads\/2021\/05\/B6.png 614w\" sizes=\"(max-width: 320px) 100vw, 320px\" \/><\/p>\n<p><strong>Bagaimana sih prosedur perawatannya?<\/strong><br \/>\nPertama kita melakukan pemeriksaan dan konsultasi gigi di Dokter Gigi Spesialis Orthodonti, setelah pemeriksaan awal dokter akan mencetak gigi kita dan merujuk ke bagian rontgen untuk foto rontgen gigi. Setelah memutuskan perawatan yang tepat, dokter akan memasangkan kawat gigi. Setelah itu dokter akan menjadwalkan pasien untuk melakukan kontrol sampai perawatannya selesai.<br \/>\n<img loading=\"lazy\" class=\"alignnone size-medium wp-image-2711\" src=\"https:\/\/alogaes.puskesmaskecamatankembangan.com\/wp-content\/uploads\/2021\/05\/B7-320x200.jpg\" alt=\"\" width=\"320\" height=\"200\" srcset=\"https:\/\/puskesmaskembangan.jakarta.go.id\/alogaes\/wp-content\/uploads\/2021\/05\/B7-320x200.jpg 320w, https:\/\/puskesmaskembangan.jakarta.go.id\/alogaes\/wp-content\/uploads\/2021\/05\/B7.jpg 450w\" sizes=\"(max-width: 320px) 100vw, 320px\" \/><\/p>\n<p><strong>Biasanya berapa lama ya perawatannya?<\/strong><br \/>\nPada umumnya berlangsung \u00b1 2 tahun, namun berapa lamanya perawatan ortho tidak dapat dipastikan karena tergantung dengan keadaan gigi kita.<\/p>\n<p><strong>Pemasangan di Salon atau Tukang Gigi sekarang juga ada, apa boleh pasang kawat gigi disana?<\/strong><br \/>\nPemasangan kawat gigi yang tepat hanya dilakukan oleh Dokter Gigi karena dokter gigi mempelajari ilmu dan prosedurnya sesuai dengan teori sehingga tahu apa yang harus dilakukan.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" class=\"alignnone size-medium wp-image-2712\" src=\"https:\/\/alogaes.puskesmaskecamatankembangan.com\/wp-content\/uploads\/2021\/05\/B8-320x200.jpg\" alt=\"\" width=\"320\" height=\"200\" srcset=\"https:\/\/puskesmaskembangan.jakarta.go.id\/alogaes\/wp-content\/uploads\/2021\/05\/B8-320x200.jpg 320w, https:\/\/puskesmaskembangan.jakarta.go.id\/alogaes\/wp-content\/uploads\/2021\/05\/B8.jpg 400w\" sizes=\"(max-width: 320px) 100vw, 320px\" \/><br \/>\nPerlu diketahui, pemasangan kawat gigi yang dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab dapat menyebabkan gusi meradang, gigi keluar dari lengkung rahang, fungsi pengunyahan terganggu dll. Hindari melakukan perawatan gigi pada oknum yang bukan Dokter Gigi yaah, jangan tergiur dengan harga yang murah dan pemasangan yang cepat namun asal-asalan. Jadi jangan ragu untuk datang ke dokter gigi untuk mendapatkan konsultasi dan perawatan gigi dan mulut yang tepat.<\/p>\n<p>Sebaiknya, pasang behel sesuai kebutuhan kalian yaah, jangan hanya karena ingin mengikuti trend. Pastikan kalian rutin cek kondisi kesehatan gigi, memperhatikan kesehatan gigi dengan rajin gosok gigi baik setelah makan dan sebelum tidur.<br \/>\nFYI Gaess, sekarang di Poli Gigi Puskesmas Kecamatan Kembangan ada Layanan TELEDENTISTRY loohh. Teledentistry ituu adalah pelayanan poli gigi di era New Normal, dimana kalian bisa konsultasi gigi dan mulut dari rumah, mendapatkan resep obat, bahkan penjadwalan kunjungan ke Puskesmas untuk diperiksa langsung oleh dokter gigi!! Kalian cukup WhatsApp Chat ke nomor 0812-1260-2812 dan ikuti instruksi dokternya yaahh..<br \/>\n<img loading=\"lazy\" class=\"alignnone size-medium wp-image-2715\" src=\"https:\/\/alogaes.puskesmaskecamatankembangan.com\/wp-content\/uploads\/2021\/05\/WhatsApp-Image-2021-05-06-at-16.44.49-2-320x453.jpeg\" alt=\"\" width=\"320\" height=\"453\" srcset=\"https:\/\/puskesmaskembangan.jakarta.go.id\/alogaes\/wp-content\/uploads\/2021\/05\/WhatsApp-Image-2021-05-06-at-16.44.49-2-320x453.jpeg 320w, https:\/\/puskesmaskembangan.jakarta.go.id\/alogaes\/wp-content\/uploads\/2021\/05\/WhatsApp-Image-2021-05-06-at-16.44.49-2-768x1087.jpeg 768w, https:\/\/puskesmaskembangan.jakarta.go.id\/alogaes\/wp-content\/uploads\/2021\/05\/WhatsApp-Image-2021-05-06-at-16.44.49-2-540x765.jpeg 540w, https:\/\/puskesmaskembangan.jakarta.go.id\/alogaes\/wp-content\/uploads\/2021\/05\/WhatsApp-Image-2021-05-06-at-16.44.49-2.jpeg 904w\" sizes=\"(max-width: 320px) 100vw, 320px\" \/><\/p>\n<\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Haloo Gaes, menjelang akhir bulan Ramadhan bagaimana puasanya? Semoga lancar dan sehat selalu yaah.. Kali ini, kita bahas &#8216;Kawat Gigi&#8217; yaah, sebenarnya seberapa penting sih penggunaan kawat gigi ? Atau mungkin diantara kalian ada yang berencana pasang kawat gigi ? Sebelum pasang kawat gigi, baiknya kita pahami hal-hal tentang kawat gigi, yuk kita baca duluLeer M\u00e1s<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[33,47],"tags":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/puskesmaskembangan.jakarta.go.id\/alogaes\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2713"}],"collection":[{"href":"https:\/\/puskesmaskembangan.jakarta.go.id\/alogaes\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/puskesmaskembangan.jakarta.go.id\/alogaes\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/puskesmaskembangan.jakarta.go.id\/alogaes\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/puskesmaskembangan.jakarta.go.id\/alogaes\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2713"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/puskesmaskembangan.jakarta.go.id\/alogaes\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2713\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2718,"href":"https:\/\/puskesmaskembangan.jakarta.go.id\/alogaes\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2713\/revisions\/2718"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/puskesmaskembangan.jakarta.go.id\/alogaes\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2713"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/puskesmaskembangan.jakarta.go.id\/alogaes\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2713"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/puskesmaskembangan.jakarta.go.id\/alogaes\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2713"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}