
{"id":3461,"date":"2025-04-14T19:01:32","date_gmt":"2025-04-14T12:01:32","guid":{"rendered":"https:\/\/puskesmaskembangan.jakarta.go.id\/alogaes\/?p=3461"},"modified":"2025-04-14T19:01:32","modified_gmt":"2025-04-14T12:01:32","slug":"tuberkulosis-pada-anak-dan-remaja","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/puskesmaskembangan.jakarta.go.id\/alogaes\/tuberkulosis-pada-anak-dan-remaja\/","title":{"rendered":"Tuberkulosis Pada Anak dan Remaja"},"content":{"rendered":"<div class=\"bt_bb_wrapper\"><p>Alo Gaes kali ini kita akan membahas artikel tentang <em>tuberkulosis<\/em> pada anak dan remaja, fakta menarik yang sering orang lupa nihh\u2026 adalah bahwa TBC tidak hanya menyerang paru saja, tetapi bisa juga ke organ lainnya, seperti otak, jantung, kulit, tulang, ginjal, hati, dan usus. Berikut artikel yang kami sampaikan, selamat membaca \ud83d\ude0a<\/p>\n<p>Sebelumnya ada yang tau gak sih apa itu <em>tuberkulosis<\/em>? TBC (<em>Tuberkulosis<\/em>) adalah penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri <em>Mycobacterium<\/em> <em>tuberculosis<\/em>. Penularan TBC terjadi melalui udara, ketika orang yang terinfeksi batuk, bersin, atau berbicara, dan percikan air liur (<em>droplet<\/em>) yang mengandung bakteri terhirup oleh orang lain. TBC biasanya menyerang paru-paru (TB paru), namun juga bisa menyerang organ lain seperti selaput otak, ginjal, tulang, kelenjar getah bening, dan kulit (TB ekstra paru).<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" class=\"alignnone size-medium wp-image-3458\" src=\"https:\/\/puskesmaskembangan.jakarta.go.id\/alogaes\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/Picture1-320x400.png\" alt=\"\" width=\"320\" height=\"400\" srcset=\"https:\/\/puskesmaskembangan.jakarta.go.id\/alogaes\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/Picture1-320x400.png 320w, https:\/\/puskesmaskembangan.jakarta.go.id\/alogaes\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/Picture1.png 400w\" sizes=\"(max-width: 320px) 100vw, 320px\" \/><\/p>\n<p><strong><b>Kenali 3 Faktor Anak Berisiko Terkena TBC :<\/b><\/strong><\/p>\n<ul>\n<li>Usia balita dan remaja berisiko tinggi sakit TBC<\/li>\n<li>Kekebalan tubuh yang turun meningkatkan risiko sakit TBC seperti: gizi buruk, DM, penyakit keganasan, konsumsi obat <em>steroid<\/em> jangka panjang, HIV, dll<\/li>\n<li>Kontak erat dengan pasien TBC paru yang infeksius<\/li>\n<\/ul>\n<p><strong><b>Gejala Tuberkulosis<\/b><\/strong><\/p>\n<ul>\n<li>Batuk lama lebih dari\u00a0 2 minggu walaupun sudah diberikan pengobatan<\/li>\n<li>Demam lebih dari 2 minggu tanpa sebab jelas<\/li>\n<li>Berat badan turun atau menetap dalam 2 bulan<\/li>\n<li>Anak lesu dan tidak seaktif biasanya<\/li>\n<li>Pembesaran kelenjar di area leher, ketiak dan selangkangan<\/li>\n<li>Gejala TBC bervariasi tergantung pada organ yang terinfeksi.\u00a0Gejala umum TBC paru meliputi batuk yang lama (lebih dari 3 minggu), batuk berdahak, demam, berkeringat di malam hari, penurunan berat badan, dan kelelahan.<\/li>\n<\/ul>\n<p><strong><b>Cara Penularan:<\/b><\/strong><\/p>\n<ul>\n<li>Penularan TBC terjadi melalui udara, ketika orang yang terinfeksi batuk, bersin, atau berbicara, dan percikan air liur (<em>droplet<\/em>) yang mengandung bakteri terhirup oleh orang lain.<\/li>\n<\/ul>\n<p><strong><b>Organ yang Diserang:<\/b><\/strong><\/p>\n<ul>\n<li>TBC biasanya menyerang paru-paru (TB paru), namun juga bisa menyerang organ lain seperti selaput otak, ginjal, tulang, kelenjar getah bening, dan kulit (TB ekstra paru).<\/li>\n<\/ul>\n<p><img loading=\"lazy\" class=\"alignnone size-medium wp-image-3459\" src=\"https:\/\/puskesmaskembangan.jakarta.go.id\/alogaes\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/Picture2-320x320.png\" alt=\"\" width=\"320\" height=\"320\" srcset=\"https:\/\/puskesmaskembangan.jakarta.go.id\/alogaes\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/Picture2-320x320.png 320w, https:\/\/puskesmaskembangan.jakarta.go.id\/alogaes\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/Picture2-1200x1200.png 1200w, https:\/\/puskesmaskembangan.jakarta.go.id\/alogaes\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/Picture2-160x160.png 160w, https:\/\/puskesmaskembangan.jakarta.go.id\/alogaes\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/Picture2-768x768.png 768w, https:\/\/puskesmaskembangan.jakarta.go.id\/alogaes\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/Picture2-540x540.png 540w, https:\/\/puskesmaskembangan.jakarta.go.id\/alogaes\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/Picture2-1080x1080.png 1080w, https:\/\/puskesmaskembangan.jakarta.go.id\/alogaes\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/Picture2.png 1366w\" sizes=\"(max-width: 320px) 100vw, 320px\" \/><\/p>\n<p><strong><b>Pengobatan<\/b><\/strong><\/p>\n<ul>\n<li>TBC bisa disembuhkan dengan minum obat teratur dan tuntas dengan lama pengobatan :<\/li>\n<li>TBC dapat diobati dengan antibiotik, dan pengobatan yang tepat dan teratur dapat menyembuhkan penyakit ini.<\/li>\n<li>Umumnya selama 6 bulan<\/li>\n<li>TBC ekstraparu berat (TBC otak, TBC tulang) selama 12 bulan<\/li>\n<li>Apabila terputus pengobatan TBC maka akan menambah parah penyakit TBC yang membuat kuman TBC kebal obat, mengakibatkan proses pengobatan memakan waktu lebih lama dan lebih sulit<\/li>\n<\/ul>\n<p>Yuk kenali gejala TBC pada anak dan segera untuk memperiksakan anak ke dokter baik ke puskesmas, klinik atau rumah sakit terdekat. Dan jangan lupa Pola Hidup Bersih dan Sehat.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" class=\"alignnone size-medium wp-image-3460\" src=\"https:\/\/puskesmaskembangan.jakarta.go.id\/alogaes\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/Picture3-320x400.png\" alt=\"\" width=\"320\" height=\"400\" srcset=\"https:\/\/puskesmaskembangan.jakarta.go.id\/alogaes\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/Picture3-320x400.png 320w, https:\/\/puskesmaskembangan.jakarta.go.id\/alogaes\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/Picture3.png 410w\" sizes=\"(max-width: 320px) 100vw, 320px\" \/><\/p>\n<p><strong><b>Pencegahan:<\/b><\/strong><\/p>\n<ul>\n<li>TBC dapat dicegah melalui vaksinasi BCG, menjaga kebersihan lingkungan, dan menerapkan pola hidup sehat. TBC bukanlah penyakit keturunan atau disebabkan oleh kutukan, dan dapat menyerang siapa saja.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Jadi cegah TBC sejak dini, jangan lupa cek Kesehatan di fasilitas Kesehatan terdekat salam sehat Indonesia, akhiri TBC dengan aksi nyata.<\/p>\n<p>Oke Gaes sekian informasi yang dapat kita berikan, kurang lebihnya mohon maaf, selamat beraktivitas kembali ya\u2026 sampai jumpa lagi di Artikel Alo Gaes selanjutnya \ud83d\ude0a<\/p>\n<\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Alo Gaes kali ini kita akan membahas artikel tentang tuberkulosis pada anak dan remaja, fakta menarik yang sering orang lupa nihh\u2026 adalah bahwa TBC tidak hanya menyerang paru saja, tetapi bisa juga ke organ lainnya, seperti otak, jantung, kulit, tulang, ginjal, hati, dan usus. Berikut artikel yang kami sampaikan, selamat membaca \ud83d\ude0a Sebelumnya ada yangLeer M\u00e1s<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":3462,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[33,48,46,1],"tags":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/puskesmaskembangan.jakarta.go.id\/alogaes\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3461"}],"collection":[{"href":"https:\/\/puskesmaskembangan.jakarta.go.id\/alogaes\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/puskesmaskembangan.jakarta.go.id\/alogaes\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/puskesmaskembangan.jakarta.go.id\/alogaes\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/puskesmaskembangan.jakarta.go.id\/alogaes\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3461"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/puskesmaskembangan.jakarta.go.id\/alogaes\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3461\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3463,"href":"https:\/\/puskesmaskembangan.jakarta.go.id\/alogaes\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3461\/revisions\/3463"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/puskesmaskembangan.jakarta.go.id\/alogaes\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3462"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/puskesmaskembangan.jakarta.go.id\/alogaes\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3461"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/puskesmaskembangan.jakarta.go.id\/alogaes\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3461"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/puskesmaskembangan.jakarta.go.id\/alogaes\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3461"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}