Content

Jangan lupa dishare ya Guys!

WhatsApp-Image-2023-12-31-at-104858-3649335638.webp
06/Dec/2024

Bila kita berbicara tentang si manis, kira-kira apa nih yang ada di pikiran adik-adik semuanya? Bukan doi yang manis atau aktor Korea seperti Song Jong Ki ya, tapi… gula. Gula adalah senyawa organik yang memiliki rasa manis. Selain rasanya yang manis, gula ini memiliki beberapa manfaat loh temen-temen. Yang pertama yaitu sebagai sumber tenaga. Kita beraktifitas sehari-hari, seperti kalian belajar disekolah, ekskul, pramuka, segala aktifitas yang kita lakukan semuanya membutuhkan sumber tenaga. Bila kita ingat di sekolah dulu saat upacara ada yang pingsan, pasti diarahkannya untuk minum teh manis, hal itu karna gula ini mudah dicerna dan berfungsi sebagai sumber tenaga. Lalu yang kedua, gula memiliki peran sebagai pemenuhan kalori harian. Disini teman-teman tau dengan susu SGM? SGM ini bukan hanya suatu merek susu ya, tapi dia ada kepanjangannya, yaitu susu gula minyak. Nah, jadi memang gula ini dibutuhkan untuk pemenuhan kalori. Lalu yang ketiga yaitu memperbaiki mood dan mencegah depresi. kalau kita sering liat ada pasangan ya terus cewenya ngambek dikasih coklat langsung baik lagi ya.. nah itupun bisa memperbaiki mood karna coklat sendiri dari gula.

Nah gula sendiri banyak kita jumpai ya bentuk olahannya, selain susu kental manis, ada juga di makanan dan minuman. Kalau dimakanan bila kita lihat kalau dimakanan ada diberbagai dessert ya, seperti cupcake, dessert box yang sedang kekinian, martabak,  ada juga yang jadikan sebagai olesan misalnya toping puding dll. Nah kalau diminuman banyak ya.. terutama minuman kekinian, boba brown sugar, kemudian apanih yang hits.. teh solo, cappucino cincau, kemudian campuran buah juga ya seperti alpukat kocok dsb.

Temen2 tau ga sih, bahwa konsumsi gula berhubungan erat dengan kualitas gizi yang tidak sehat, kelebihan berat badan dan resiko PTM. PTM atau penyakit tidak menular merupakan penyebab kematian utama di seluruh dunia tahun 2012, yaitu sebanyak 68% dari 56 juta kematian. 80% kematian PTM terjadi di negara berpenghasilan rendah dan menengah atau low-moderate Incomes, nah salah satunya adalah Indonesia. Menurut Kemenkes RI tahu 2019 PTM di Indonesia saat ini mencapai 69.9% dan dari tahun 2013-2018 terjadi peningkatan prevalensi PTM.

Adapun anjuran konsumsi gula harian, yang pertama dari WHO merekomendasikan 5-10% total asupan energi kurang lebih sekitar 12.5 sdt, lalu menurut AHA atau american heart association asupan gula harian utk perempuan sebanyak 6 sdt atau 25 gr, lalu untuk laki-laki sebanyak 9 sdt atau 37.5 gr, dan dari indonesia ada permenkes no. 30 tahun 2013 yaitu sebanyak 50 gr atau 4 sdm, dan bila kita biasa melihat tumpeng gizi seimbang kecukupan gula ada di bagian paling atas ya berbentuk kerucut.

Berdasarkan penelitian, sebanyak 11,8% penduduk di Indonesia mengkonsumsi gula harian lebih dari 50gr perhari loh, kemudian paling banyak terjadi di kelompok umur laki-laki anak sekolah dan dewasa. Kontribusi gula terbesar ada pada minuman dan makanan ringan. Alhamdulillahnya, Indonesia masih lebih rendah dari the US daily intake nih dimana orang-orang disana bisa konsumsi hampir 100 gr/hari.. wow.. ga kebayang ya..

Nah kia-kira potensi dampaknya apa sih jika kita konsumsi gula yang berlebih, yang pertama obesitas. kosnusmi gula yang berlebih bisa meningkatkan kalori harian apalagi ditambah mageran ya, yang akhirnya terjadi penumpukan lemak dan obesitas. Lalu ada penyakit kardiovaskular, penyakit kardiovaskular adalah penyakit yang berhubungan dengan jantung dan pembuluh darah seperti stroke, penyakit jantung dll. Lalu DM tipe 2, DM adalah kondisi dimana tubuh sudah tidak bisa memproduksi insulin sesuai kebutuhan atau tubuh tidak bisa memanfaatkan secara optimal insulin yang dihasilkan, akhirnya terjadi peningkatan gula darah melebihi batas normal. DM tipe 2 biasanya timbul pada usia diats 40 tahun, namun sekarang bisa pula timbul pada usia lebih muda atau sekitar 20 tahun.

Selain itu, ada sindrom metabolik, jadi sindrom metabolik ini adalah kumpulan faktor resiko yang dapat menjadi indikator akan terjadinya penyakit yang berkaitan dengan pembuluh darah, bukan nama sebuha penyakit. Menurut NCEP ATP III seseorang dikatakan SM bila memiliki 3 dari 5 indikator yaitu obesitas sentral, peningkatan trigliserida, penurunan HDL, tekanan darah tinggi, dan peningkatan gula darah puasa. Tidak hanya itu,  ada pelemakan hati non alkoholik, jadi saat otot dan hati sudah tidak bisa lagi menampung gula, gula tsb akan dirubah menjadi lemak sehingga terjadi penumpukkan lemak di hati dan membuat organ hati sulit utk bekerja.

Referensi :

Andarwulan, Nuri, et al. (2021) Consumption Pattern and the Intake of Sugar, Salt, and Fat in the South Jakarta City—Indonesia. PubMed, 13(4): 1289.

Atmarita, Jahan, A. B., Sudikno, & Soekatri, M. (2016). ASUPAN GULA, GARAM, DAN LEMAK DI INDONESIA : Analisis Survei Konsumsi Makanan Individu (SKMI) 2014 Gizi Indonesia, 39(1):1-14.

Juffrie, M., Sartika, R. A., Alexander, R., Sparringa, Wibowo, L., & Lukito, W. (2020). Consumption patterns of sweetened condensed milk in the diet of young indonesian Children and its potensial nutritional health consequences. Asia Pac JClin Nutr, 29(1):16-26.

Shetty, A. (2021). Significance of sugar intake in young adults: a review. Int JAdolesc Med Health, 375–378.

Huan-Gui et al. (2017).Sugar-Sweetened Beverage Consumption and Risks of Obesity and Hypertension in Chinese Children and Adolescents: A National Cross-Sectional Analysis. Nutrients.

Paglia, et al. (2019). The sweet danger of added sugars. EJPD. Vol. 20/2

 


06/Dec/2024

Alo Gaes selamat datang kembali di “ NAKES KITA “..

Bulan iniii ada yang mau kami perkenalkan sama kalian di artikel “NAKES KITA“

Adalah seorang Nutrisionis yaitu… jeng jeng… Kak Dwi Cahyanillah dari Puskesmas Kecamatan Kembangan

Untuk sesi awal seperti biasa ya Gaes mari kita kenalan dulu sama Kak Dwi, mau tau Profil beliau lebih dalam?

Yuk Let’s Go… !!!

So siapa sih Kak Dwi itu ???

Langsung aja nih kita tampilkan profilenya :

Kak Dwi Cahyanillah atau di sapa Kak Dwi / Wice lahir di Jakarta, 19 Oktober 1997, Kak Dwi Tinggal di daerah Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Hobi yang disukai nya yaitu Olahraga, Menonton Film, dan Mendengarkan Lagu.

“Motivasi dan Suka Duka Menjadi Nutrisionis“

Masih menurut Kak Dwi nih.. Suka, Duka, dan Motivasi menjadi Nutrisionis

Almarhumah ibu Kak Dwi pernah berpesan “Jadilah bermanfaat bagi orang lain” dari situ, Kak Dwi putuskan kalimat itu menjadi motto hidupnya. Setidaknya selama hidup didunia ini kita harus bermanfaat dengan menolong orang lain, selain itu bisa dibilang Kak Dwi ini suka makan hahahaha lalu, Alhamdulillah Allah menjadikannya Nutrisionis atau Ahli gizi, tidak pernah menyangka bisa menjadi seorang Nutrisionis, namun Kak Dwi sangat bersyukur karna ilmunya sangat bermanfaat terutama dibidang kesehatan.

Tidak akan ada suka tanpa ada duka, menurutnya keduanya saling melengkapi dalam menjadalankan profesi sebagai nutrisionis.. tapi, secara keseluruhan bila dijalani dengan rasa Syukur, pasti yg terasa hanya Sukanya saja

Sukanya :

Menjadi seorang nutrisionis/ahli gizi di puskesmas menurutnya banyak banget sukanya, bisa menolong/membnatu orang lain dalam permasalahan gizi, bertemu teman dari profesi lain, bisa mengenal dan bersosialisasi dengan Masyarakat setempat, serta berperan aktif dalam pemberdayaan Masyarakat. Temen-temen tau ga sih, kalau di program gizi di puskesmas itu lebih banyak kearah promotive dan perventif, artinya mempromosikan mengenai Kesehatan dan mencegah terjadinya penyakit. Jadi, programnya ini lebih banyak untuk menjaga Kesehatan Masyarakat, utamanya balita dan ibu hamil di posyandu, dan remaja di sekolah, terutama remaja putri. Jadi kalau kamu menjadi nutrisionis di puskesmas, pastinya akan sering ketemu orang-orang tersebut dan menurutnya sangat cocok dengan passion Kak Dwi, karna bisa ketemu anak-anak lucu

Dukanya :

Menurut Kak Dwi dukanya adalah, karna tanggung jawab yang begitu besar terkait dengan Kesehatan gizi balita, ibu hamil, dan remaja putri di wilayah. Kemudian, kalau ketemu orang tua/ibu yang kurang baik dalam merawat anaknya terkait masalah gizi, dibutuhkan pendekatan yang dalam dengan ibu/orangtua tersebut dalam perbaikan status gizi anaknya. Jadi, tidak hanya fokus dengan masalah gizi pasien, tapi juga termasuk ke perasaan dan bagaimana kita bisa mendekatkan diri dengan orang tersebut selama sesi konseling. Banyak yang harus digali terkait penyebab masalah gizi yang dialami pasien tersebut. Lalu, program ini kan lebih banyak turun ke lapangan, jadi lumayan menguras waktu, fisik dan juga bisa makin hitam karna panas-panasan hahahaha (tapi gaperlu khawatir ada sunscreen).

Ingat pesan bagus banget dari Kak Dwi nih gaes : “ Temukan alasan mu untuk hidup, insyaAllah semua yang kamu jalani akan punya arti. Semangat semuanya

 

Pendidikan

SDS Al-Kamal (2003-2009)
SMPN 45 Jakarta (2009-2012)
SMAN 85 Jakarta (2012 – 2015)
Poltekkes Kemenkes Jakarta II Jurusan D3 Gizi (2015-2018)
Universitas Esa Unggul S1 Ilmu Gizi (2021-2023)

Riwayat Pekerjaan

Enumerator Surveilans Gizi Dinkes DKI Jakarta (Agustus 2018)
Puskesmas Kedaung Barat (Januari 2019)
Puskesmas Kembangan (Mei 2019 – Sekarang)

Job Desk :

  • PenanggungJawab Program Gizi Puskesmas Pembantu Joglo 1 &
  • PenanggungJawab Posyandu Balita Puskesmas Pembantu Joglo 1 & 2
  • PenanggungJawab Program Mutu Puskesmas Joglo 2

Ini tips dan motivasi dari Kak Dwi ya Gaes !

Pesan buat para Remaja Indonesia : “Manfaatkan waktu yang kamu miliki untuk hal- hal yang bermanfaat dan berarti, karna semua yang kamu tanam dimasa muda, akan kamu tuai di usia dewasa nanti. Hidupmu Cuma sekali dan jangan sampai kamu menyesali Langkah yang kamu ambil. Niatkan hidupmu untuk ibadah kepada Allah/Tuhan-Mu dan jangan lupa bersyukur dengan semua yang kamu miliki. Tetap berusaha sesuai kemampuan masing-masing, InsyaAllah, semuanya akan terasa indah dengan caranya sendiri.”

Ok Gaes, sekian dulu yahh informasi yang AloGaes sampaikan, mudah-mudahan bisa memotivasi kalian semua.. Terimakasih sudah membaca Artikel ini, Jangan Bosan Membaca Yaa ●¨v… semoga bermanfaat ya Gaes. See You Next Time…!!!

 


logo-long

Alo Gaes merupakan media komunikasi yang berisi info-info kesehatan remaja, mulai dari isu pubertas, gizi, hingga kesehatan mental. Alo Gaes juga bisa lho sebagai sarana kamu berkonsultasi singkat atau tanya-tanya soal kesehatan fisik maupun mental dari ahlinya langsung. Kami juga terbuka untuk kamu-kamu yang mau kirim artikel atau hasil karya lain lho.

Selamat datang di Puskesmas Kembangan. Fitur chat ini khusus curhat online remaja
//
Dokter Umum
Kak Wanda
//
Bidan
Kak Ita
//
Ahli Gizi
Kak Desi
//
Dokter Umum
Kak Agnes
//
Dokter Umum
Kak Micca
//
Perawat
Kak Dadang
//
Apoteker
Kak Priska
//
Psikolog
Kak Ros
//
Jak-GO (Jaringan Konsultasi Gigi Online)
Pelayanan Gigi
//
Call Center
Call Center
WhatsApp